Go Along

Aku tau, mencintaimu salah, membuat begitu banyak orang marah. Aku juga tak membantah, siapapun bahkan kamu pun mungkin berkata, betapa tak akan ada bahagia yang bisa kudapat darimu, dulu, kini, dan sampai entah.

Bertemu denganmu, sudah takdirku. Dekat denganmu, adalah pilihanku.

Aku mencintaimu, bukan demi kebahagiaan dan kemudahan hidup, seperti yang mereka pikirkan.

Dan kalian,,

 Jangan lagi ingatkan aku, bahwa mencintainya sebuah kesalahan. Aku sudah tau.

Dan kamu,,

Jangan lagi tanyakan aku, apakah seluruhku akan kuberikan. Aku pasti mau, karena aku mencintaimu, dengan segala yang aku punya, yang belum ada, dan yang tak mungkin ada pada ku.

Maafkan aku, tapi ini takdir yang harus kutuntaskan. Karenanya, terimalah, dan cinta ini akan membuat kita sampai ke puncak gunung tertinggi.

Hanya ada 2 pilihan, selain tetap mendaki, atau beristirahat sejenak membuka tenda. Atau kita akan jadi korban, kemungkinan hipotermia, atau kekurangan oksigen yang semakin menipis.

Dek,

Aku tak akan pernah takabur bisa sampai ke puncak, tapi biarkan kita melangkah meski ada kemungkinan tersesat.

Mari ikut bersamaku ke negeri nirwana, menuliskan ketinggian ribuan meter diatas permukaan nalar, meneguk secangkir kehangatan cerita perjalanan, sambil menunggu terbitnya fajar indah yang akan datang kemudian, hingga kita kembali pulang.

Mau kan?

Advertisements

Comments are closed.

%d bloggers like this: