Kekasih

Saat kau senang dengannya, rasanya seperti panu menggelayuti wajah.
Jangan kau amplas wajahnya tapi dempul lah dengan bedaknya.

Saat kau kesal dengannya, rasanya seperti bisul yang menggerogoti pantat.
Jangan kau tebas pantatnya tapi keluarkan nanah nya.

Kalau senang, tutupi aibnya.
Kalau kesal, benahi salahnya.

Advertisements

criticize me, dude!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: