Cinta itu Buta, juga Tuli

Apakah si Buta yang sedang kasmaran terlihat begitu naif,
karena tak akan mungkin bisa cinta tanpa melihat.

Apakah si Tuli yang sedang berbunga-bunga pun terdengar terlalu mengada-ada,
karena tak akan mungkin juga bisa cinta tanpa mendengar.

Berarti sungguh sangat berlebihan jika saya cinta tanpa melihat sekaligus mendengar.

Ku rasakan cinta itu bukan hanya buta, tapi juga tuli.
Dan mungkin memang saya terlalu berlebihan.

Advertisements

criticize me, dude!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: