Sepucuk surat untuk Kemarin, Sekarang, dan Besok

Kemarin,
yang pertama mencicipi keperjakaan hati
halaman pertama majalah pubertasku
yang pertama menjadi saksi bahwa aku bukan penyuka sesama jenis
yang pertama membuat ku merasa gelisah,
dan kemudian barulah ku tau itulah yang dinamakan cinta.

Sekarang,
yang ada dihatiku saat ini
tour guide amatir menjelajahi seluk beluk kota tiap malam minggu
yang wajahnya menempel lengket dalam dompet coklat
yang noda lipsticknya masih tertinggal di sapu tangan ku
dopping disegala aktifitas ku,
dan itulah yang membuat hari-hari sunguh bersemangat.

Besok,
yang bakal menemani sampai mati
tempat terakhir melabuhkan hati
yang dihalalkan tidur dalam kamar ku
yang akan bertaruh nyawa demi segumpal darah yang kutitipkan dalam rahim mu,
dan kita akan merawat, menjaga, dan membesarkanya bersama-sama untuk bekal perjalanan ke surga.

Hei!! Sedang apa kalian?
Aku rindu ingin bertemu.

Advertisements

criticize me, dude!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: